Bising Diwaktu Orang Sedang Shalat

8 Februari 2009 at 3:31 am 2 komentar

berisik-pas-sholatAssalammu’alaikum Warahmatullahi wabarakatuh

Banyak kita jumpai disekeliling kita, apakah itu saudara kita, teman, kerabat dan lain-lainnya yang sering berbicara dengan suara nyaring ketika seseorang sedang melaksanakan shalat. Disadari atau tidak mereka ini telah mengganggu hubungan munajat seorang hamba dengan Rabb-Nya. Bahkan terkadang diantara mereka ada pula yang mengeraskan bacaan Al-Qur’an atau pun dzikir, adapula yang tertawa, bercanda dengan temannya. Kejadian ini bukan merupakan rahasia umum lagi. Mereka seakan-akan acuh tak acuh dan menganggap biasa saja bising diwaktu orang sedang shalat. Baik apakah itu shalat dimasjid, mushalla ataupun dirumah.

“Apakah sikap seperti ini dibenarkan dalam islam dan apakah perbuatan bising diwaktu orang sedang melaksanakan shalat ini diridhoi oleh Rabb kita???”

Ternyata perbuatan diatas sangat dilarang didalam islam. Ironisnya justru kalau kita mau membuka mata kita lebar-lebar terkadang para imam atau ketua masjidlah yang melakukannya. Mereka yang seharusnya menjadi contoh bagi jama’ah malah menjerumuskan orang yang awwam kedalam perbuatan ini. Sehingga menjadi wajarlah apabila ada orang yang shalat disekitar kita, perbuatan bising mengganggu orang yang sedang shalat ini tetap dilakukan. Dan sangat sedikit sekali kita jumpai orang yang mau mencegah perbuatan ini yang jelas-jelas menyimpang dari sunnah Nabi kita Shalallahu alaihi wassalam.

Dalam kitab Fiqh Sunnah Sayyid Sabiq (pada bab Masjid) dikatakan:

“Mengeraskan suara sehingga mengganggu orang-orang yang lagi shalat, adalah hukumnya haram, meskipun yang dibaca itu Al-Qur’an.”

Dalilnya adalah Dari Abu Sa’id ia berkata:

Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam pernah i’tikaf dimasjid, lalu beliau mendengar (sebagian sahabat) mengeraskan bacaan (mereka), maka beliau membuka tabir (kemahnya) dan beliau bersabda: ‘Ketahuilah! Sesungguhnya tiap-tiap kamu itu bermunajat (berbisik) kepada Tuhannya, oleh karena itu janganlah sebagian kamu mengganggu kepada sebagian yang lain dan janganlah sebagian kamu mengeraskan bacaannya kepada sebagian yang lain” (Hadits Shahih riwayat Abu Dawud no hadits: 1332)

Allah Subhanahu Wata’ala telah berfirman:

Berdo’alah/serulah Tuhan kamu dengan rasa tunduk merendahkan diri dan tersembunyi, karena sesungguhnya Ia tidak mencintai orang-orang yang melampaui batas” (Al-‘Araaf:55)

Dan sebutlah Tuhanmu di dalam dirimu dengan merendahkan diri dan dengan rasa takut dan dengan tidak mengeraskan suara diwaktu pagi dan petang dan janganlah engkau menjadi orang-orang yang lalai“. (Al-A’raaf:205)

Dari 2 ayat diatas dapat kita fahami bahwa Allah Azza wajalla memerintahkan kita berdo’a dan berdzikir dengan:

  1. Merendahkan diri dan rasa takut.
  2. Dengan tersembunyi (berbisik) dengan tidak bersuara keras.

Selain itu 2 ayat diatas menjelaskan bahwa:

  1. Allah Subhanahu wa ta’ala tidak mencintai orang-orang yang melampaui batas di dalam berdo’a dan berdzikir dengan suara keras.
  2. Kita diperintahkan demikian, supaya kita jangan menjadi orang-orang yang lalai dalam mengingat Allah Subhanahu wa’ta’ala.

Lalu apabila ada yang bertanya bahwa pada waktu shalat jum’at dimana khatib sedang berkhutbah ada diantara jama’ah yang datang terlambat kemasjid dimana mereka ini disunnahkan untuk shalat tahiyatul masjid apakah sang khatib harus memutuskan khutbahnya dulu sampai ia selesai shalat ataukah ia teruskan berkhutbah meskipun ia berteriak dihadapan orang yang sedang shalat??

Jawabannya adalah:

Kejadian diatas merupakan suatu pengecualian! karena tidak ada keterangannya dari Nabi Shalallahu alaihi wassalam yang beliau memutuskan khutbahnya diwaktu ada yang datang terlambat. Padahal yang datang terlambat diwaktu Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam berkhutbah itu ada.

“Bahkan beliau perintah orang yang terlambat itu untuk shalat tahiyyatul masjid.“(Shahih Bukhari:1/223)

Jadi menurut sunnah Nabi Shalallahu alaihi wassalam:

“Sang khatib boleh memerintahkan orang yang datang terlambat itu melaksanakan shalat tahiyyatul masjid dengan ringkas.” (HR.Muslim, Ahmad, dan Abu Dawud)

Marilah kita renungkan! orang yang datang terlambat tentunya tidak berbarengan, biasanya datang satu persatu. Jika sang khatib memutuskan khutbahnya untuk satu orang,  setelah selesai datang lagi satu orang, niscaya tidak akan ada habis-habisnya. Lalu apa yang akan kita dapati dari khutbah jum’at tersebut???

Jadi jelaslah bahwa hadits diatas merupakan pengecualian bukan merupakan dalil dibolehkannya bising diwaktu orang sedang shalat. Semoga setelah kita mengetahui dalil diatas dapat mengamalkannya, tidak mengganggu orang yang sedang shalat baik berupa bacaan Al-Qur’an, dzkir, tawa dan canda maupun hal-hal lainnya. Karena telah jelas larangannya.

Wallahu’alam bisshawwab.

Wassalammu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Sumber:
Al-Masaa-il, jilid 2, Abdul Hakim bin Amir Abdat, darul Qalam, Jakarta
jilbab.or.id



» Kembali Ke Halaman Depan

Bookmark and Share

Entry filed under: Artikel Islam, Islam. Tags: , , , , , , .

Hukum Cincin Kawin Dalam Islam Mandi Bareng…Mesra Yang Ditabukan

2 Komentar Add your own

  • 1. ge  |  6 November 2009 pukul 8:54 am

    thx banget.. sekarang jadi tau.. hehehe:p

    Balas
  • 2. faira  |  1 Juni 2011 pukul 9:49 am

    terimakasih sekali infonya

    Balas

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Assalammu’alaikum…

"Raihlah ilmu yg bermanfaat walaupun hanya 1 kalimat..."


benderaindonesia

Ads

chat me on Y!M

WebLogz Stats

  • 151,811 visitors since Dec 2008

Jejak Pengunjung

   
   Users online...

IP

Weblogs Rank


Powered by  MyPagerank.Net

My Popularity (by popuri.us)

WebLogz Traffic

free counters

Weblogz Sponsor

Teng-Qyu

Makasih banyak ya dah mampir ke blog-ku, Mudah-mudahan ga bosen ya... (^o^) ...

Tampilan terbaik menggunakan Mozilla Firefox 1024x768

friendly-blogger-award-2009
Thanx to Mas Won Bin
["Wong Bingungan"]



© Dec 2008 Herman S.Y Indonesia

Jng Lupa Commentnya ya... biggreen

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: