Fenomena Obama dan Dajjal Akhir Zaman
29 Januari 2009 at 2:52 am 10 komentar
[Mengutip Konsultasi di eramuslim.com]
Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh,
Pak Rizki, saat Barrack Obama terpilih dan dilantik jadi Presiden AS menggantikan Bush, dunia seolah tersihir dengan sosok yang satu ini. Obama nyaris disamakan dengan Ratu Adil yang akan membawa dunia menuju perbaikan dan perdamaian yang lebih hakiki. Hal ini kok sepertinya memiliki kesamaan dengan fenomena Dajjal yang akan muncul di hari akhir ya? Bagaimana menurut Bapak?
Wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh – Yudith.
Jawaban:
Wa’alaykumusalam warahmatullahi wabarakatuh,
Saudara Yudhit yang dirahmati Allah SWT, Dajjal itu sendiri memiliki arti sebagai Pendusta atau Penyamar. Dalam bahasa Arab, istilah “Dajjal” juga lazim digunakan untuk menamakan “nabi palsu” dan “Al-Masih Ad-Dajjal” lebih kurang “Imam Mahdi Palsu” atau dalam kamus Alkitab disebut sebagai “Mesias Palsu” atau “Anti Christ”.
Berbagai hadits menyebutkan jika salah satu kemampuan utama Dajjal adalah menipu manusia. Kelak, di hari kemunculannya, kehadiran Dajjal akan didukung oleh sistem Dajjalistis di mana umat manusia akan digiring dan ditipu mentah-mentah oleh jaringan pembuat opini publik yang menyebutkan Dajjal adalah Imam Mahdi atau Ratu Adil. Banyak media massa di berbagai negara-media cetak, radio, televisi, hingga internet-akan menyebut Dajjal sebagai Ratu Adil, yang akan membawa harapan akan perubahan yang lebih baik. Banyak umat manusia akan tertipu oleh media massa dunia ini dan menjadi pengikut atau pengagum Dajjal.
Sebaliknya, Imam Mahdi yang asli, yang akan membawa perubahan yang hakiki, oleh media massa yang dikuasai sistem Dajjal akan dikampanyekan sebagai seorang pembohong, pendusta, bahkan harus diperangi.
Hanya umat Islam yang memegang tali Allah dengan kuat yang tidak akan tertipu oleh sistem Dajjalistis seperti ini. Sedangkan umat manusia, termasuk orang Islam, yang lebih menyukai dunia dengan segala kenikmatan dan kelezatannya, yang lebih gemar jalan-jalan ke mall ketimbang ke masjid, yang lebih gemar mengusap-usap mobil mewah ketimbang memilin tasbih, mereka semua akan menjadi pengikut Dajjal, bahkan jauh sebelum Dajjal itu sendiri akan muncul.
Bahkan beberapa di antaranya akan menjadi tim sukses Dajjal yang akan membelokkan hati dan akal manusia agar berpaling dari ajaran Islam yang benar, memalingkan manusia dari akherat, dan menjadikan dunia sebagai surga kehidupannya. Orang-orang seperti ini pandai sekali memutar-mutar lidah, mengutip berbagai dalil Qur’an dan hadits, bahkan lebih pandai ketimbang orang pada umumnya. Namun karena hatinya lebih condong pada dunia maka segala yang keluar dari mulut dan otaknya adalah dunia, dunia, dan dunia.
Fenomena ini sudah ada di depan mata kita sekarang di mana Islam dan umat-Nya dijadikan barang dagangan. Dengan berbagai dalih agama, mereka berupaya keras menghimpun orang dalam barisannya dan setelah itu dijadikan bargainning power (alat tawar) terhadap siapa pun yang dianggap mampu untuk memperkaya diri, keluarga, dan kelompoknya sendiri.
Ketika Obama terpilih menjadi presiden AS, banyak media massa menyebut Obama sebagai harapan baru bagi dunia. Entah kebetulan atau tidak, semboyan kampanye dari Obama adalah Perubahan. Berbagai media massa, termasuk di Indonesia, dengan gencar meliput Obama dan nyaris menyamakannya dengan Ratu Adil. Banyak manusia tertipu oleh sistem sekarang yang memang sudah Dajjalistis ini.
Kita bisa bayangkan, kemunculan Obama dengan tipuan besar yang dilakukan media massa dunia saat ini saja sudah banyak berhasil menyesatkan warga dunia, apalagi nanti jika Dajjal benar-benar muncul dengan dukungan media massa dan industri tren dan opini lainnya seperti industri flm, busana, dan sebagainya. Padahal fakta jika Obama merupakan sekutu setia Zionis-Israel sangat kuat. Namun masih saja banyak orang yang tertipu.
Namun bagi mereka yang kritis, yang memiliki keimanan yang lurus, sejak awal telah mengetahui jika kehadiran Obama tidak akan membawa perubahan apa pun yang signifikan. Bahkan dalam dunia politik ada istilah jika Partai Demokrat-nya Obama dan Partai Republik-nya Bush bagaikan Perampok dengan Perompak. Sami mawon.
Sampai kapan Amerika Serikat bisa dikatakan berubah? Ya, sampai Zionis-Israel hengkang dari Tanah Palestina dan Masjidil Aqsha kembali ke pangkuan kaum Muslimin. Selama AS masih saja melindungi Israel, selama itu sikap Amerika belum bisa dikatakan berubah. Zionis-Israel tidak memiliki hak sebesar biji dzarrah pun atas tanah Palestina! Wallahu’alam bishawab.
Wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh
[Sumber: http://www.eramuslim.com/konsultasi/konspirasi/fenomenaobamadan-dajjal-akhir-zaman.htm]
» Kembali Ke Halaman Depan
Rate this:
Like this:
Entry filed under: Artikel Islam, Islam. Tags: agama, akhir zaman, amerika, barrack, barrack obama, dajjal, fenomena, imam mahdi, Info, informasi, Islam, kiamat, obama, pelantikan, presiden, tanda-tanda.
Antara WordPress dan Blogspot Kata-Kata Gaul Yang Sering Digunakan
10 Komentar Add your own
Tinggalkan Balasan Batalkan balasan
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed










1.
WAHYU PRIAGUNG | 29 Januari 2009 pada 7:26 am
dan selama negara2 Islam nggak kuat2 secara militer tetep aja nggak punya taji untuk melawan Amerika. Mau cuap2 seperti apapun percuma saja kalo alat2 tempur aja masih beli.
2.
Herman S.Y | 29 Januari 2009 pada 10:15 am
@WAHYU PRIAGUNG
Dari komentar Mas Wahyu mungkin saya mengartikan bahwa “Mas Wahyu pesimis dengan negara2 Islam yang tdk punya nyali untuk melawan amerika dan bisanya hanya ber-cuap2 saja, ditambah pesimis lagi kalau alat tempurnya saja masih beli”… (Maaf itu kalau penafsiran saya)
Jangan pesimis atau berfikiran negatif ttg negara2 Islam. Militer negara2 Islam sangatlah kuat, contohnya Iran, mungkin benar yg Mas Wahyu bilang, negara2 Islam bisanya cuma cuap2 saja, seperti Iran jg, tapi dengan cuap2, itu membuktikan kalau Iran masih berani secara tegas melawan amerika. Jangankan Iran, negara Kuba aja yg bkn negara Islam tapi berani membuktikan melawan amerika. Masih banyak negara2 Islam lainnya yg berani melawan amerika, khususnya negara kita yaitu Indonesia.
Sekarang yang dibilang tdk punya taji itu negara2 Islam apa amerika sendiri?
Amerika sendiri kalau menurut saya masih pengecut, buktinya dengan dalih mengamankan Irak dari alat nuklir dengan menggulingkan presiden Irak, padahal niat sebenarnya adalah ingin mencari emas dan minyak.
Memang negara2 Islam masih membeli peralatan militernya, khususnya membeli dari Rusia, seharusnya bangga, masih untung sanggup beli daripada tdk. Kan cuma beli peralatan militer bukan beli bahan bakarnya. Hehehehhe bahan bakar Alhamdulillah melimpah di negara2 Islam…
3.
WAHYU PRIAGUNG | 6 April 2009 pada 12:14 pm
ya sudah kalo begitu, ada prediksi nggak, kira2 berapa tahun lagi Amerika digempur sama negara-negara Islam ato negara mana aja yg benci Amrik?
Ato yang skoop-nya lebih kecil, kapan kira2 Negara2 Arab bersatu hancurkan Israel bantu Palestina?
4.
Herman S.Y | 6 April 2009 pada 6:27 pm
@WAHYU PRIAGUNG
Hmmm.. kalau memprediksikan, saya pribadi ngga tahu, tetapi kalau negara yg benci Amrik dibilang banyak juga, khususnya ya IRAN yg paling berani.
5.
ABHusin | 14 April 2009 pada 2:19 pm
…… OBAMA BARRACK HUSIN ……
Seluruh dunia menyaksikan detik bersejarah pengistiharan Obama sebagai President USA Ke44 (=8). Apa tidaknya kerana sebelum ini tidak pernah ada Mr. President dari orang Kulit Hitam. Yahudi dan Nasrani itu memang bijak, lagi licik. Kerana setiap calon perlantikan President USA itu adalah hasil percaturan mereka. Sebab agenda dunia yang sedang dalam percaturan mereka.
Apakah kerana namanya Obama itu pada hujungnya ada berkat nama “Husin”? Kerana mereka Yahudi dan Nasrani dari Gereja Vatican City itu lebeh tahu dalam Islamic Prophecies, dari genetic manakah yang akan bangkit Detik Akhir Zaman itu…..
Atau apakah mereka sengaja mempertaruhkan nasib USA pada orang Kulit Hitam? Sedangkan orang Kulit Hitam masih dianggap Hamba Abdi, walau pun pada dasarnya USA itu tiada dasar perkauman. Awal-awal lagi dalam pentadbiran Obama, beliau telah dibebani dengan masalah kegawatan ekomoni. Maka kesannya telah dirasa dan dialami diseluruh dunia…..
Dan sekarang nasib rakyat dan bangsa USA terletak ditangan Obama, yang dibelakangnya masih didalangi oleh Jews Zionists. Pada tangan dan bahu Obama telah mereka bebankan bagi mencuci dosa-dosa dan noda-noda rakyat Amerika……
6.
goodboy | 2 Juli 2010 pada 4:20 pm
ni jawabannya fren . dibahas tuntas
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4576522
7.
Herman S.Y | 2 Juli 2010 pada 10:26 pm
@goodboy:
Yup, ane udah baca. Trims infonya… ^_^
8.
akbar | 12 Oktober 2011 pada 3:13 pm
assalamua’alaikum ustad apakah ada hubungannya antara freemasons dengan gerakan dajjal
9.
Herman S.Y | 18 Februari 2012 pada 12:06 pm
@akbar:
Walaikumsalam warahmatullah…
Wallahualam mas…
nb: saya bukan ustadz lho…
10.
rinto | 2 Maret 2012 pada 1:56 pm
isinya berkenan,support Mas.