Alasan Kuat Mengapa Kita Harus Membantu Palestina.

23 Januari 2009 at 2:39 pm 3 komentar

(Majalah TIME : Sisi Lain Fakta Sejarah Kemerdekaan Indonesia…)

Kalau ada ribut-ribut di negara- negara Arab, misalnya di Mesir, Palestina, atau Suriah, kita sering bertanya apa signifikansi dukungan terhadap Negara tersebut. Misalnya baru-baru ini ketika Palestina diserang. NGAPAIN SIH MENDUKUNG PALESTINA?

Pertanyaan tersebut diatas sering kita dengar, terutama karena kita bukan orang Palestina, bukan bangsa Arab, rakyat sendiri sedang susah, dan juga karena entah mendukung atau enggak sepertinya tidak berpengaruh pada kegiatan kita sehari-hari.

Padahal, untuk yang belum mengetahui kita sebagai orang Indonesia malah berhutang dukungan untuk Palestina

Sukarno-Hatta boleh saja memproklamasikan kemerdekaan RI de facto pada 17 Agustus 1945, tetapi perlu diingat bahwa untuk berdiri (de jure) sebagai negara yang berdaulat, Indonesia membutuhkan pengakuan dari bangsa-bangsa lain. Pada poin ini kita tertolong dengan adanya pengakuan dari tokoh tokoh Timur Tengah, sehingga Negara Indonesia bisa berdaulat.

Gong dukungan untuk kemerdekaan Indonesia ini dimulai dari Palestina dan Mesir, seperti dikutip dari buku “Diplomasi Revolusi Indonesia di Luar Negeri” yang ditulis oleh Ketua Panitia Pusat Perkumpulan Kemerdekaan Indonesia , M. Zein Hassan Lc. Buku ini diberi kata sambutan oleh Moh. Hatta (Proklamator & Wakil Presiden pertama RI), M. Natsir (mantan Perdana Menteri RI), Adam Malik (Menteri Luar Negeri RI ketika buku ini diterbitkan) , dan Jenderal (Besar) A.H. Nasution.

M. Zein Hassan Lc. Lt. sebagai pelaku sejarah, menyatakan dalam bukunya pada hal. 40, menjelaskan tentang peran serta, opini dan dukungan nyata Palestina terhadap kemerdekaan Indonesia, di saat negara-negara lain belum berani untuk memutuskan sikap.

Dukungan Palestina ini diwakili oleh Syekh Muhammad Amin Al-Husaini -mufti besar Palestina- secara terbuka mengenai kemerdekaan Indonesia:

image001

“.., pada 6 September 1944, Radio Berlin berbahasa Arab menyiarkan ‘ucapan selamat’ mufti Besar Palestina Amin Al-Husaini (beliau melarikan diri ke Jerman pada permulaan perang dunia ke dua) kepada Alam Islami, bertepatan ‘pengakuan Jepang’ atas kemerdekaan Indonesia. Berita yang disiarkan radio tersebut dua hari berturut-turut, kami sebar-luaskan, bahkan harian “Al-Ahram” yang terkenal telitinya juga menyiarkan.” Syekh Muhammad Amin Al-Husaini dalam kapasitasnya sebagai mufti Palestina juga berkenan menyambut kedatangan delegasi “Panitia Pusat Kemerdekaan Indonesia” dan memberi dukungan penuh. Peristiwa bersejarah tersebut tidak banyak diketahui generasi sekarang, mungkin juga para pejabat dinegeri ini.

Bahkan dukungan ini telah dimulai setahun sebelum Sukarno-Hatta benar-benar memproklamirkan kemerdekaan RI. Tersebutlah seorang Palestina yang sangat bersimpati terhadap perjuangan Indonesia , Muhammad Ali Taher. Beliau adalah seorang saudagar kaya Palestina yang spontan menyerahkan seluruh uangnya di Bank Arabia tanpa meminta tanda bukti dan berkata: “Terimalah semua kekayaan saya ini untuk memenangkan perjuangan Indonesia ..”

Setelah seruan itu, maka negara daulat yang berani mengakui kedaulatan RI pertama kali oleh Negara Mesir 1949. Pengakuan resmi Mesir itu (yang disusul oleh negara-negara Tim-Teng lainnya) menjadi modal besar bagi RI untuk secara sah diakui sebagai negara yang merdeka dan berdaulat penuh. Pengakuan itu membuat RI berdiri sejajar dengan Belanda (juga dengan negara-negara merdeka lainnya) dalam segala macam perundingan & pembahasan tentang Indonesia di lembaga internasional.

Dukungan Mengalir Setelah Itu

Setelah itu, sokongan dunia Arab terhadap kemerdekaan Indonesia menjadi sangat kuat. Para pembesar Mesir, Arab dan Islam membentuk ‘Panitia Pembela Indonesia ‘. Para pemimpin negara dan perwakilannya di lembaga internasional PBB dan Liga Arab sangat gigih mendorong diangkatnya isu Indonesia dalam pembahasan di dalam sidang lembaga tersebut.

Di jalan-jalan terjadi demonstrasi- demonstrasi dukungan kepada Indonesia oleh masyarakat Timur Tengah. Ketika terjadi serangan Inggris atas Surabaya 10 November 1945 yang menewaskan ribuan penduduk Surabaya , demonstrasi anti Belanda-Inggris merebak di Timur-Tengah khususnya Mesir. Sholat ghaib dilakukan oleh masyarakat di lapangan-lapangan dan masjid-masjid di Timur Tengah untuk para syuhada yang gugur dlm pertempuran yang sangat dahsyat itu.

Yang mencolok dari gerakan massa internasional adalah ketika momentum Pasca Agresi Militer Belanda ke-1, 21 juli 1947, pada 9 Agustus. Saat kapal “Volendam” milik Belanda pengangkut serdadu dan senjata telah sampai di Port Said.

Ribuan penduduk dan buruh pelabuhan Mesir berkumpul di pelabuhan itu. Mereka menggunakan puluhan motor-boat dengan bendera merah-putih –tanda solidaritas- berkeliaran di permukaan air guna mengejar dan menghalau blokade terhadap motor-motor- boat perusahaan asing yang ingin menyuplai air & makanan untuk kapal “Volendam” milik Belanda yang berupaya melewati Terusan Suez, hingga kembali ke pelabuhan. Kemudian motor boat besar pengangkut logistik untuk “Volendam” bergerak dengan dijaga oleh 20 orang polisi bersenjata beserta Mr. Blackfield, Konsul Honorer Belanda asal Inggris, dan Direktur perusahaan pengurus kapal Belanda di pelabuhan. Namun hal itu tidak menyurutkan perlawanan para buruh Mesir.

Wartawan ‘Al-Balagh’ pada 10/8/47 melaporkan:

“Motor-motor boat yang penuh buruh Mesir itu mengejar motor-boat besar itu dan sebagian mereka dapat naik ke atas deknya. mereka menyerang kamar stirman, menarik keluar petugas-petugasnya, dan membelokkan motor-boat besar itu kejuruan lain.”

Melihat fenomena itu, majalah TIME (25/1/46) dengan nada salib menakut-nakuti Barat dengan kebangkitan Nasionalisme- Islam di Asia dan Dunia Arab. “Kebangkitan Islam di negeri Muslim terbesar di dunia seperti di Indonesia akan menginspirasikan negeri-negeri Islam lainnya untuk membebaskan diri dari Eropa.”

Melihat peliknya usaha kita untuk merdeka, semoga bangsa Indonesia yang saat ini merasakan nikmatnya hidup berdaulat tidak melupakan peran bangsa bangsa Arab, khususnya Palestina dalam membantu perdjoeangan kita..(Lihat foto bung Hatta, Hj Agus Salim , Mufti Palestina, dan pemimpin Mesir di foto supaya kita kenal wajah wajah dari tokoh pembela Indonesia ini).

image002

Statement Tokoh dalam buku ini:

Dr. Moh. Hatta
“Kemenangan diplomasi Indonesia yang dimulai dari Kairo. Karena dengan pengakuan Mesir dan negara-negara Arab lainnya terhadap Indonesia sebagai negara yang merdeka dan berdaulat penuh, segala jalan tertutup bagi Belanda untuk surut kembali atau memungkiri janji, sebagai selalu dilakukannya di masa-masa yang lampau.”

A.H. Nasution
“Karena itu tertjatatlah, bahwa negara-2 Arab jang paling dahulu mengakui RI dan paling dahulu mengirim misi diplomatiknja ke Jogja dan jang paling dahulu memberi bantuan biaja bagi diplomat-2 Indonesia di luar negeri. Mesir, Siria, Irak, Saudi-Arabia, Jemen, memelopori pengakuan de jure RI bersama Afghanistan dan IranTurki mendukung RI. Fakta-2 ini merupakan hasil perdjuangan diplomat-2 revolusi kita. Dan simpati terhadap RI jang tetap luas di negara-2 Timur Tengah merupakan modal perdjuangan kita seterusnja, jang harus terus dibina untuk perdjuangan jang ditentukan oleh UUD ’45 : “ikut melaksanakan ketertiban dunia jang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial“.

“Perumpamaan kaum muslimin yang saling kasih mengasihi dan cinta mencintai antara satu sama lain ibarat satu tubuh. Jika salah satu anggota berasa sakit maka seluruh tubuh akan turut berasa sakit dan tidak dapat tidur.” (HR Bukhari)

[Sumber: Milis_Iqra@googlegroups.com]



» Kembali Ke Halaman Depan

Bookmark and Share

About these ads

Entry filed under: Info, Sejarah. Tags: , , , , , , , , .

Pelantikan Obama, Indonesia berkata? Antara WordPress dan Blogspot

3 Komentar Add your own

  • 1. Disturb  |  23 Januari 2009 pukul 6:17 pm

    Masa sih? Waduh kurang negh pengetahuan sejarah gw… Trims infonya Mas…

    Balas
  • 2. Jacko  |  31 Mei 2010 pukul 5:35 pm

    Wah, mohon maaf, perlu diketahui sebelum nya akar permasalahan nya di timur tengah, dan berberapa alasan mengapa kita tidak harus ikut campur urusan disana. Sebelumnya. no SARA ok?! Kita berbagi info, dan jangan ada hard feeling. We are real Indonesians, arent we!..

    1. Akar permasalahan di Timur tengah adalah rebutan tanah. BUKAN AGAMA! Bagi yang belum tau sejarah palestina, bisa dibaca di:

    http://www.palestinefacts.org/pf_early.php

    2. Orang-orang palestina (Filistin) berasal dari yunani, mereka tidak berbahasa Arab, dan tidak ada hubungan darah sama sekali dengan Arab.

    3. Bangsa Israel adalah bangsa nya Nabi Musa, yang sangat di muliakan di agama Islam. Bangsa Israel keluar dari perbudakan Mesir, dan di tuntun oleh Allah sendiri ke tanah yang di tentukan oleh Allah.
    Bukti: dapat dibaca di buku sejarah, google, kitab suci agama Islam, Kristen, dan buku-buku lainnya.

    4. Salah satu keturunan bangsa Israel ialah Nabi Daud, yang berperang melawan Goliat dari Filistin. Nabi Daud sangat dihormati oleh 2 agama besar, Islam dan Kristen.

    Dan banyak hal lagi anda bisa baca di:

    http://www.jewishvirtuallibrary.org/jsource/myths/mftoc.html

    Harap kesampingkan masalah agama, karena memang ini BUKAN masalah agama.

    Yang kita bisa lakukan adalah berdoa sesuai agama masing-masing, dan jangan memperkeruh dengan membawa panji-panji keagamaan. Dan lebih parah lagi, menuduh kaum minoritas (Kristen) bahwa mereka membela Israel. Perlu diketahui, agama Kristen pun ditolak di Israel. Jadi Islam dan Kristen mempunyai nasib yang sama, sama2 susah, sama2 dijajah oleh Israel.

    Jadi, buat apa kita ribut2 dengan masalah negara lain, sedangkan masalah negara kita begitu banyaknya.. preman dimana2, FBR, Forkabi, dan lain2.. :)

    Salam damai, Hidup Indonesia..

    Balas
    • 3. Herman S.Y  |  2 Juni 2010 pukul 11:09 am

      @Jacko:

      Trims ya udah mampir dan berkomentar. Insya Allah akan coba saya bahas satu persatu. ^_^

      Salam damai, Hidup Indonesia.
      Semoga Tuhan Memberkati kita semua….

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Assalammu’alaikum…

"Raihlah ilmu yg bermanfaat walaupun hanya 1 kalimat..."


benderaindonesia

Ads

chat me on Y!M

WebLogz Stats

  • 141,060 visitors since Dec 2008

Jejak Pengunjung

   
   Users online...

IP

Weblogs Rank


Powered by  MyPagerank.Net

My Popularity (by popuri.us)

WebLogz Traffic

free counters

Weblogz Sponsor

Teng-Qyu

Makasih banyak ya dah mampir ke blog-ku, Mudah-mudahan ga bosen ya... (^o^) ...

Tampilan terbaik menggunakan Mozilla Firefox 1024x768

friendly-blogger-award-2009
Thanx to Mas Won Bin
["Wong Bingungan"]



© Dec 2008 Herman S.Y Indonesia

Jng Lupa Commentnya ya... biggreen

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: